
JEJAK MASA LALU DI MASA KINI DAN MASA DEPAN
Rp. 90.000
Rp. 75.000
pra pesan sampai tanggal 28 Januari 2026
Penulis: Bambang Purwanto
ISBN: 978-634-04-6266-5
Dimensi: 14 x 21 cm
Jumlah halaman: xxviii + 206 hlm
Masa lalu seakan-akan terputus dari kekinian dan tidak visioner, ketika sejarawan melakukan kerja intelektual dan kreativitasnya. Akibatnya, persoalan metodologi sering menjadi sorotan dari ketidakmampuan ilmu sejarah. Bahkan secara ekstrem ada yang berpendapat bahwa sejarah sebagai ilmu hanya memiliki metode dan filsafat namun tidak memiliki metodologi dan teori. Sementara itu jika para sejarawan hanya melihat relevansi keilmuan dan konstruksi yang dihasilkan secara parsial. Hal itu juga hanya menunjukkan cara pandang egosentris, yang melupakan relevansi dan kemanfaatan sejarah secara lebih luas.
Berdasarkan asas kemanfaatan, secara umum kerja intelektual para sejarawan dan produk yang dihasilkan lebih sering dikaitkan dengan aspek kesadaran sejarah yang bersifat normatif, seperti dalam membentuk kesadaran identitas, sikap dan perilaku, rasa memiliki, atau mampu berpikir secara demokratis. Dalam konteks ini tentu saja yang dimaksud lebih pada kemanfaatan sosial kolektif negara-bangsa, bukan bagi sejarawan profesional dan kewiraswastaan sosial.
Biarpun begitu tetap saja perlu terus dibangun optimisme terhadap sejarah dan para sejarawan. Pada dasarnya setiap orang mampu berpikir kritis dan bahkan memiliki keterampilan praktis produktif, melalui kemampuan memahami realitas masa lalu yang rumit berdasarkan kerja intelektual yang reflektif, analitis dan transformatif dalam menghadirkan historiografi. Pada konteks ini kesadaran sejarah tidak hanya bersifat individual melainkan juga sebuah kerja kolektif sebagai kebudayaan produktif untuk bernegosiasi, memahami, menafsirkan, dan bahkan ikut serta di dalam masa lalu, masa kini, dan masa depan melalui naratif sejarah yang dihasilkan berdasarkan fakta sejarah yang holistik.
